WUJUDKAN KEPEDULIAN KITA TERHADAP SESAMA!

“WUJUDKAN KEPEDULIAN KITA TERHADAP SESAMA!”

Manusia adalah makhluk sosial. Artinya, manusia tidak dapat hidup sendiri. Karena itu, kita sebagai makhluk sosial harus saling tolong-menolong sesama manusia, baik sesama Muslim, maupun yang non-Muslim.

Sebagaimana yang kita ketahui, saat ini berita yang semarak dan sangat sering dibicarakan masyarakat adalah konflik antara Palestina dan Israel. Berita yang menyedihkan sekaligus mengerikan ini telah tersebar di berbagai kota bahkan sampai ke pelosok-pelosok desa di dunia. Banyak komunitas yang memberikan bantuan untuk rakyat Palestina yang sampai detik ini pun sedang dibantai oleh tentara Zionis Israel.

Sebenarnya, intinya bukanlah tentang konflik antara Palestina dengan Israel, tetapi dengan peristiwa tersebut kita bisa mengembangkan sikap tolong-menolong sebagai wujud kepedulian kita. Sikap tolong-menolong adalah sikap yang mulia dan hal ini merupakan kewajiban bagi setiap manusia. Bila kita suka menolong orang lain, suatu saat bila kita sedang dalam kesusahan, kita akan dibantu oleh orang lain. Dan bukan mustahil jika yang menolong kita adalah orang yang tidak kita kenal. Begitu juga dalam kehidupan bermasyarakat, jika kita ingin mempunyai banyak teman dan ingin dihargai oleh masyarakat maka sering-seringlah kita menolong mereka dengan niat tulus ikhlas semata-mata mengharap maghfirah dari Allah Swt.

Allah Swt telah berfirman dalam Q.S. Al Maidah ayat 2 yang artinya:

“Dan tolong menolonglah kamu dalam kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong menolong dalam dosa dan keburukan. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya adzab Allah sangatlah pedih.”

Dari ayat tersebut, dapat diambil hikmah bahwa Allah Azza wa Jalla memerintahkan kepada kita untuk saling tolong menolong dalam berbuat hal yang positif, bukan dalam hal yang negatif. Maka janganlah menjadi orang yang sombong dan janganlah menganggap hina orang yang sedang susah, sebab Allah sangat membenci orang-orang yang demikian, karena Allahlah Yang Maha Segala-galanya.

Untuk menolong orang lain, banyak bentuk bantuan yang bisa kita berikan, seperti bantuan pikiran, material dan tenaga. Bantuan pikiran adalah bantuan berupa ide, gagasan dan argumentasi yang baik dan bermanfaat. Misalnya kita menyumbang ide untuk membantu rakyat Palestina. Bantuan material adalah bantuan berupa uang, makanan, obat-obatan dan lain-lain. Sedangkan bantuan tenaga adalah bantuan berupa jasa kita. Sebagai contoh yaitu para mujahidin Indonesia yang membantu rakyat Palestina melawan tentara Israel.

Jadi, andai saja semua manusia di dunia saling tolong-menolong, Insya Allah kita semua akan hidup rukun, damai dan tenteram serta terciptanya kehidupan sosial yang sejahtera dan harmonis. Dan jika sikap ini terus berkembang dalam waktu yang lama, maka sampai ke anak-cucu kita pun akan tumbuh dengan kepribadian dan berakhlak mulia.

Maka, jangan pernah letih untuk beribadah kepada Allah. Jangan pernah bosan untuk menolong sesama. Karena hadits Nabi Muhammad Saw, “Khairun nas anfa’uhum linnas. Yang artinya, “manusia yang paling baik adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lain.”

Dan ingatlah…

Cintailah hidup.. dan hiduplah dengan cinta.

By : Alvi Rizka Aldyza
Siswi X Singapore SMA FHIBS.

About My School Editor

Fajar Hidayah is My School!
This entry was posted in Alvi R Aldyza. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s