PERJUSAMI PRAMUKA

Oleh: Alvi Rizka Aldyza

Pada hari Jum’at, 05 November 2010, Fajar Hidayah Integrated Boarding School Blang Bintang, Eumpee Awee dan Lhoong bekerja sama dengan Racana Teuku Umar-Malahayati Pramuka Unsyiah untuk mengadakan PerJuSaMi (Perkemahan Jum’at, Sabtu dan Minggu) berlokasi di Eumpee Awee, mulai dari tanggal 5 hingga 7 November 2010.

Kegiatan ini bertujuan untuk melatih anggota baru di Racana Teuku Umar-Malahayati sekaligus mempersiapkan dan membimbing anak-anak Pramuka Fajar Hidayah untuk acara Wirakarya Nasional yang Insya Allah akan diselenggarakan pada akhir November nanti.

Banyak kegiatan menarik yang disisipi dalam PerJuSaMi ini seperti perlombaan yel-yel, apresiasi peserta, Sosialisasi Navigasi Udara dan Navigasi Darat, Survival, Game, Jurit Malam, Hiking dan lain-lain.

Sosialiasi mengenai Navigasi Udara disampaikan oleh Kolonel Pnb. Maman Suherman selaku Komandan Lanud Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda yang menyampaikan beberapa hal menarik seperti syarat-syarat dan ketentuan menjadi TNI AU, berbagi pengalaman hingga penjelasan mengenai berbagai jenis pesawat dan sampelnya. Banyak pertanyaan yang unik dan menarik yang diajukan oleh para peserta, begitu pula jawaban yang diberikan oleh Pak Maman.

Ada juga 3 orang dari Paskhas Lanud Sultan Iskandar Muda yang mensosialisasikan Survival (Bertahan Hidup) mulai dari teori hingga praktek. Seperti menghidupkan api dari kayu, menentukan arah mata angin melalui jarum dan air, tongkat dan matahari, dan cara unik lainnya. Misalnya, menentukan arah mata angin melalui jarum dan air. Dengan cara letakkan jarum apa saja pada daun atau benda lainnya yang mampu terapung dalam air. Saat itu, benda apung yang digunakan adalah daun. Lalu, apungkan jarum pada daun di atas air. Maka, beberapa saat kemudian ujung jarum yang runcing akan mengarah pada Utara. Mudah, bukan?

Selain itu, 3 Bintara dari Lanud SIM mensosialisasikan mengenai Navigasi Darat, seperti bagaimana menggunakan kompas dengan baik dan benar, mempelajari peta topografi dan membidik suatu tempat dengan menggunakan kompas.

Para panitia pun tak kalah menarik. Mereka mengadakan berbagai macam game yang memicu semangat dan konsentrasi para peserta. Ada juga Jurit Malam yang diadakan mulai 01.10 WIB dini hari. Saat itu, para peserta diuji mentalnya. Peserta ditutup matanya dengan kain dan menjelajahi hutan dengan mengikuti intruksi para panitia. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang seru dan mengesankan baik bagi para panitia maupun peserta.

Hari terakhir yaitu hari Minggu adalah saat yang paling seru dan mengasyikkan, yaitu Hiking ke Gunung Ular, Eumpee Awee. Perjalanan jauh dan sulitnya mendaki di tanah licin dan rerumputan liar di bawah terik mentari tak mematahkan semangat para peserta untuk mencapai puncak. Justru, mereka semakin bersemangat sambil menyanyikan yel-yel selama dalam pendakian hingga mencapai puncak. Tiba di puncak, para panitia dan peserta saling bersorak-ria dan berfoto-foto. 3 Bintara Lanud SIM (yang mensosialisasikan Navigasi Darat) pun turut serta dalam kegiatan ini.

Para peserta tampak antusias mengikuti aktivitas demi aktivitas. Ketua Racana Teuku Umar-Malahayati, Iam Syafrizal, menanggapi bahwa para peserta Fajar Hidayah memiliki semangat yang luar biasa dan kreatif. Beliau dan kawan-kawan memilih Eumpee Awee sebagai Bumi Perkemahan sebab mereka belum pernah ke lokasi tersebut dan Eumpee Awee memiliki alam yang pas menurut mereka, bersih dan sebagian besar belum tersentuh oleh manusia alias masih alami.

Syafrizal yang biasa dipanggil Kak Ijal ini mengungkapkan alasannya  mengapa ingin bekerja sama dengan Fajar Hidayah.

“Fajar Hidayah merupakan sebuah yayasan sosial dan komunikatif. Selain untuk bersilaturrahmi, hal ini merupakan kewajiban kami sebagai pelatih.”

Beliau juga mengatakan untuk program ke depan akan dilaksanakan acara HUT Gudep A 329/A 330 se-Aceh yang nantinya akan diselenggarakan akhir Desember atau awal Januari.

Kak Ijal yang telah berpengalaman dalam Pramuka selama hampir 7 tahun ini mengakui banyak pengalaman yang berkesan selama menjadi bagian Pramuka.

“Yang paling berkesan adalah saat Jurit Malam di Jantho pada tahun 2009 lalu. Seru, bisa ngerjain kawan,” begitu katanya, sambil bercanda.

Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan lancar hingga ke penghujung acara. Menjelang perpisahan, Kak Ijal tak lupa memberi nasehat kepada para peserta.

“Rajin berlatih, selalu disiplin, jaga kekompakan dan tetap semangat!” ujar beliau yang juga ikut bersemangat.

Semoga hubungan silaturrahmi ini tetap terjalin. Amin…

By : Alvi Rizka Aldyza

About My School Editor

Fajar Hidayah is My School!
This entry was posted in Alvi R Aldyza. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s