HATI YANG RINDU

Minggu pagi begitu indah
Diterangi butiran-butiran cahaya
Dibasahi sejuknya embun
Dibawa harum oleh bunga-bunga pagi

 

Ku bangun dari mimpiku
Kutatap dinding kamarku
Begitu sepi yang kurasakan
Dan tak kusadari
Terlihat senyum manis
Dari bibir ibuku

 

Sungguh damai pagi itu
Hatiku tenang dan tenteram
Disambut oleh senyum dari ibu
Hatiku bertanya
Ya Allah…
Apakah aku akan bahagia hari ini…

 

Mentari pagi yang bersinar
Saatnya aku bangun
Dari tempat tidurku
Kubasahi wajahku dengan air wudhu
Ya Allah…
Sungguh indah pagi ini yang kurasakan
Tak seperti biasanya
Namun hatiku bertanya-tanya
Sesaat ragu dan gelisah
Apa yang akan terjadi…

 

Tak kusadari bumi berguncang
Begitu dahsyat
Air laut naik ke atas permukaan
AKu dan Ibu lari dari rumah
Ya Allah…
Apa yang sedang kau tunjukkan…

 

Tangan ibu terlepas
Dari genggaman tangan kananku
Aku menangis
Berteriak sekeras mungkin

 

Ibu…
Aku tak tau
Apa yang harus kulakukan
Kurasa…
Ibu berkata
Anakku…
Inilah yang terakhir kalinya
Ibu melihat wajah kecilmu
Ibu akan kembali
Saat kamu membutuhkan ibu
Selamat tinggal anakku

 

Hati kecilku ikut menangis
Melihat kepergian ibu
Aku benar-benar tak tahu
Harus melakukan apa sekarang

 

Aku hanya bisa melarikan diri
Dari hadapan ibu yang jauh
Sangat jauh…
Dan kini..
Ku hanya bisa mendoakanmu
Ibu..
Hati ini selalu rindu…

 

By : Nazirah

About My School Editor

Fajar Hidayah is My School!
This entry was posted in Puisi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s