DIHARI LAHIRKU…

Oleh : Habibah Al-Habsyi

          Ketika aku membuka mata dan kulihat dunia, aku berpikir sungguh indah. Aku pun tak menyadari bahwa orang-orang di sekelilingku menangis tersedu-sedu. Apakah yang terjadi? Yang pasti sesuatu yang menyedihkan. Tak lama, aku pun juga ikut menangis. Sambil memandang orang-orang di sekelilingku, seorang wajah keriput menghampiriku. Nenek… nenek berkata, “sabar nak! Tabahkanlah hatimu…” sambil membelai kepalaku.

Aku terdiam sejenak. Kumulai memandang seseorang yang wajahnya sangat sedih, seperti orang yang kehilangan semangat hidup, yaitu Ayahku yang sedang menangis mencium tangan Ibuku. Aku tak mengerti? Apa yang terjadi? Aku juga melihat sosok wanita dan seorang pria yang berkulit putih dan berambut pirang. Mereka juga menangis sambil menggoyang-goyangkan tubuh Ibu. Mereka adalah kakak-kakakku. Aku tak mengerti…

Hari demi hari berlalu. Berjalan minggu dan seterusnya. Barulah aku sadar! Bahwa Ibuku telah tiada. Aku sangat sedih. Kini umurku 16 tahun. Aku akan beranjak dewasa Ibu…

Ya Allah… jagalah Ibu dengan kasih sayangmu. Semoga Ibu bahagia di alam sana. Amin…

 

Oleh : Habibah Al-Habsyi

Siswi FHIBS Blang Bintang

About My School Editor

Fajar Hidayah is My School!
This entry was posted in Habibah Al-Habsyi. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s