Derita Aceh

Derita Aceh
Tidakkah engkau melihat…
Daun yang pernah hijau
Telah rontok ke bumi
Busuk dan hilang bersama tanah yang hitam
Tidakkah engkau melihat…
Bunga-bunga yang dulu mekar
Telah gugur dan hancur
Karena ulat-ulat rakus yang bermunculan
Tidakkah engkau melihat…
Istana yang dulu indah
Telah mulai lapuk
Hilang bentuk dan runtuh
Dimakan rayap-rayap yang tak berperasaan
Lalu……
Adakah engkau berfikir tau
Jawaban dari yang aku tanyakan atas pertanyaanku
Adakah engkau terbayang cerita apa yang kugambarkan
Ya… itulah ceritaku dengar….dengarlah ceritaku
Cerita tentang sebuah negeri indah
Sebuah bangsa yang megah
Yang kian lengah
Di antara tancapan panah-panah beracun
Adakah engkau tahu…
Berapa banyak tetesan-tetesan merah  yang mengisi negeri itu
Berapa liter butiran-butiran bening
Yang mengalir dari mata rakyatnya
Dan berapa banyak nyawa yang hilang tanpa dosa
Adakah engkau mengerti…
Hancurnya hati sang istri yang kehilangan kekasih hati
Atau seorang bayi yang lahir
Tanpa mengenal sang abi
Adakah engkau peduli…
Dengan jeritan pilu seorang anak negeri
Salahkah andai ia selalu bertanya
Di mana ayah bundaku
Andai engkau pahami
Mengapa rumahnya terbakar api
Mengapa ia harus bertelanjang kaki
Mengapa ia terbuang di negeri sendiri
Mengapa……
Mengapa angin sejuk yang pernah berhembus
Kembali berganti dengan hawa panas
Mengapa hujan yang pernah menyirami
Harus berganti dengan terik mentari yang membakar diri
Mengapa senandung kedamaian
Yang pernah singgah di negeri itu
Harus berakhir karena melodi-melodi kematian
Dan letupan-letupan timah besi yang menyayat hati
Mengapa……
Mengapa……
Mengapa kupaksakan engkau menjawab
Mengapa padamu aku menggugat
Namun…
Andai boleh kukatakan padamu
Aceh adalah nama yang tepat
Dari cerita  yang kuungkap
Namun…
Perjuangan Aceh tak akan pernah pudar
Taukah…Kisah Serambi Makkah tak akan pernah tamat
Karena perdamaian akan tetap terpatri dalam jiwa kami…
Alvi Rizka Aldyza
SMA Kelas X Fajar Hidayah Integrated Boarding School
Blang Bintang, Aceh Besar

4 Responses to Derita Aceh

  1. Hermanto says:

    Saudara-saudaraku di Aceh, bangkitlah!

    • myschool says:

      Boleh.. Asal jgan bangkit dari kubur!!
      Hehe.. bercanda..
      Ya! sudah saatnya Aceh bangkt dari keterpurukan. Aceh sudah damai, tinggal rakyatnya saja yang harus lebih peduli dan menerapkan Syariat Islam dengan optimal dan baik.. semoga Aceh menjadi yang terbaik dari segala yang baik.. Amin…

  2. Atra Geutanyoe (M.Nazar) says:

    Isi dari puisi ini,sungguh sangat mendalam.
    Aku terharu membaca rangkaian kata-kata dalam puisi di atas..

    Aku suka puisi ini..
    Sungguh ini bisa jadi pedoman bagi kita.

    • myschool says:

      Thanks 4 u..
      Alvy sama skali gak nyangka bakal ad yg memuji..
      Anda sendiri bisa melakukan hal yg sama, seandainya Anda bisa meresapi dan merenungi setiap hikmah di balik peristiwa yang Anda hadapi selama ini. dan ketika Anda mencurahkannya dalam goresan pena, tanpa Anda sadari itu menjadi sebuah karya yang luar biasa…
      Salam…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s